Selasa, 02 Desember 2014

REMAJA



  1. Masa Remaja
Sebelum memasuki masa remaja, seorang anak akan melewati masa peralihan yang disebut masa pubertas. Dari sisi fisik masa remaja (12 – 19 tahun) sedang berada pada masa pertumbuhan yang sangat cepat sekali. Mulai dari suara, badanpun ikut berubah menjadi besar dan tinggi, berubah menjadi seorang remaja. Produksi hormon seks meningkat sehingga muncul ciri-ciri seks sekunder, seperti timbulnya bulu pada tempat tertentu, pada ketiak, sekitar kemaluan, kumis, jenggot dan lain-lain.
Perubahan biologis lain pada anak laki-laki seperti bahu semakin bidan, otot-ototnya mulai berkembang sehingga Nampak gagah. Dan mulai mengalami “Noctural Emision” atau mimpi indah yang ditandai dengan kluarnya sperma (air mani). Dan perubahan biologis pada anak wanita mulai kelihatan menarik dan cantik, serta mulai mengembangkan bahasa isyarat yang dapat menarik lawan jenisnya, seperti berhias, memakai gincu, berpakaian indah dan lain-lain. Suaranya pun merdu merayu membuat sang lawan jenis tertarik mendekatinya.
  1. Nilai Negatif Pergaulan Remaja
Kata Ronggowarsito: “ Ditengah zaman edan yang beruntung adalah yang selalu ingat dan waspada”. Ingat, bahwa masih ada kelanjutan kehidupan setelah kematian. Waspadalah terhadap godaan, karena itu setiap remaja harus mewaspadai perilaku negative berikut:
1)      Suka keluyuran,
2)      Bermalas-malasan,
3)      Ragu-ragu dan bimbang menjalani kehidupan,
4)      Kurang percaya dengan kemampuan dan potensi diri sendiri,
5)      Mementingkan bermain dari pada belaja,
6)      Bersenda gurau berlebihan,
7)      Nonton TV berlebihan,
8)      Hura-hura.
  1. Akhlak dalam Pergaulan Remaja
Dalam pergaulan sehari-sehari ditengah-tengah masyarakat, terutama antar muda-mudi seorang remaja harus meiliki pegangan yang kokoh. Diantaranya senantiasa mengontrol dan membawa diri dalam semua kondisi dan keadaan, mencari kawan yang baik dan dapat menjadi motivasi untuk mengembangkan potensi diri. Mengembangkan sikap tanggung jawab terhadap semua tugas yang diemban, sehingga dapat mempersiapkan masa depan yang gemilang. Tidak mudah larut dalam kesenangan dan pergaulan bebas yang dapat menjerumuskan kedalam hal yang buruk serta merusak masa depan.
Secara factual harus diakui bahwa dalam bidang kehidupan remaja terdapat hal-hal khusus ysng perlu mendapat perhatian, disamping ketentuan umum tentang hubungan masyarakat. Aspek khusus tersebut yakni tentang mengucap dan menjawab salam, berjabat tangan, khalwah serta mencari teman yang baik.
1.      Mengucap dan menjawab salam; islam mengajarkan kepada sesame muslim untuk saling bertukar salam apabila bertemu atau bertemu, supaya rasa kasih saying sesama manusia dapat selalu terpupuk dengan baik. Rasulullah SAW besabda:
Artinya: “Dari Abu Hurairah ia berkata: Bersabda rasulullah saw: kamu tidaklah masuk surge sebelum kamu beriman, dan tidak beriman seseorang sebelum berkasih sayang. Maukah kamu aku tunjukan suatu amalan yang dapat memupuk rasa kasih saying sesamamu? Yaitu senantiasa mengucapkan salam sesamamu” (H.R. Muslim: 81)
Salam yang diucapkan minimal adalah “Assalamualaikum”. Tetapi akan lebih baik dan lebih besar pahalanya apabila diucapkan secara lengkap. Mengucapkan salam hukumnya sunnah, tetapi menjawabnya wajib minimal dengan salam yang seimbang. Salam yang diajarkan oleh islam yang bernilai tinggi, universal dan tidak terikat dengan waktu. Berniali tinggi karena mengandung doa untuk mendapatkan keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah SWT.
2.      Berjabat tangan; Rsulullah SAW mengajarkan bahwa untuk lebih menyempurnakan salam dan menguatkan tali ukhuwah islamiyah, sebaiknya ucapan salam diikuti dengan berjabat tangan tentu jika memungkinkan. Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “ Dari al-barra’ bin azib ia berkata: bersabda Rasulullah SAW: tidaklah 2 orang muslim bertemu, lalu bersalaman melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosa keduannya sebelum mereka berpisah.” (H.R. Tirmidzi: 2651)
Berjabat tangan harus dilakukan dengan penuh keiklasan yang tercermin dari cara bersalaman. Rasulullah mengajarkan kalau berjabat tangan dengan seseorang harus penuh perhatian, keramahan, muka yang manis serta pandangi wajah orang yang disalami. Anjuran berjabat tangan tidak berlaku antara pria dan wanita kecuali antara suami dan istri atau seseorang dengan mahramnya. 
3.      Khalwah (berduaan) ; Rasulullah melarang pria dan wanita berkhalwah baik ditempat umum maupun tempat sepi, karena ketiganya adalah syaithan. Khalwah adalah berdua-duan antara pria dan wanita yang bukan muhrimnya tanpa pihak ada ketiga. Pada kondisi ini syaithan akan selalu mencari peluang dan memanfaatkan segala kesempatan untuk menjerumuskan anak cucu adam. Dalam banyak kasus muda mudi jatuh kedalam lubang perzinaan apabila sudah berdua-duaan.
Mencari teman yang baik; Mencari teman yang baik merupakan suatu kebenaran yang telah diterima dan dibuktikan oleh pengalaman. Apabila seorang anak bermain ditengah-tengah anak-anak  yang kurang ajar selama beberapa hari, lambat laun ia akan meniru kebiasaan –kebiasaan buruk temannya. Akan tetapi apabila ia berpeluang bergaul dengan teman-teman yang baik, lambat laun dalam keadaan normal ia akan menyerap kebiasaan baik dari pergaulannya. Seorang penyair menyatakan: “ janganlah bersahabat dengan orang jahat, jaga jarak antaramu dengannya, berapa banyak orang jahil menjadi bijak kala dipersaudarakan dengan orang bijaksana. Orang akan disamakan dengan temannya bila ia bersahabat dengan orangnya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PORTOFOLIO RANGKUMAN TUGAS PEMBATIK LEVEL 4 TAHUN 2023

Tidak terasa perjalanan yang luar biasa hingga sampai pada titik ini. Langkah demi langkah, menyelesaikan tugas demi tugas yang tentunya ber...